Postingan

Kesaksian Ruslan Abdulgani

Gambar
SOURCE DOKUMEN KESAKSIAN RUSLAN ABDULGANI DAPAT DIUNDUH   D ISINI Rangkuman Kisah Terbunuhnya Jenderal Mallaby Oleh: Ruslan Abdulgani      Dimuat secara bersambung dalam harian “Surabaya Post” dari tanggal 25 Oktober 1973 s.d 9 November 1973; diterbitkan dalam bentuk buku pada tahun 1974 dengan judul “Seratus Hari di Surabaya yang Menggemparkan Indonesia”)      Selesai perundingan siang hari itu, maka sekira pukul 13.00 siang Bung Karno cs dan Jenderal Hawthorn cs berangkat kembali ke Jakarta. Dengan selamat mereka dapat kita antarkan ke lapangan terbang Morokrembangan, di tengah-tengah tembakan yang di sana sini masih terjadi.      Kontak biro segera bersidang di kantor Gubernuran. Kini tidak di kamar kerja Pak Surio tetapi di kamar kerja Pak Sudirman. Rapat dimulai kira-kira pukul 15.00 lebih, dan menunjuk Kapten Shaw dan saya masing-masing selaku Sekretaris bersama dari kontak biro.      Dengan bulat Kontakbiro mengambi...

Buku Teks: Sejarah Indonesia dan awal pertempuran 10 November 1945

Gambar
  SOURCE BUKU TEKS DAPAT DI UNDUH   DISINI   Rangkuman      Pada tanggal 27 Oktober 1945, terjadi kontak senjata pertama antara pemuda Indonesia dengan pasukan Inggris. Kontak senjata itu meluas sehingga terjadi pertempuran pada tanggal 28, 29, dan 30 Oktober 1945.       Pada tanggal 30 Oktober 1945, Bung Karno, Bung Hatta, dan Amir Syarifuddin datang ke Surabaya untuk mendamaikan perselisihan itu. Perdamaian berhasil dicapai dan ditandatangani oleh kedua belah pihak.      Pada tanggal 30 Oktober 1945, dengan berkendaraan beberapa mobil, para anggota Kontak Biro berusaha menuju gedung Internatio yang masih terjadi kontak senjata. Pada saat itu, gedung ini diduduki oleh tentara Inggris. Arek-arek Surabaya mengepung gedung itu dan menuntut agar gedung itu dikosongkan. Kedatangan Kontak Biro yang di dalamnya ada Mallaby itu, membuat arek-arek Surabaya menuntut agar Mallaby dan tentara Inggris menyerah. Kebetulan hari itu suda...